Awal Berdirinya Hasbro

Hasbro didirikan pada tahun 1923 di Providence, Rhode Island, Amerika Serikat, oleh tiga bersaudara: Henry, Hillel, dan Herman Hassenfeld. Awalnya, perusahaan ini bernama Hassenfeld Brothers dan memproduksi alat tulis serta perlengkapan sekolah. Namun, pada akhir tahun 1930-an, mereka mulai beralih ke mainan anak-anak — langkah yang mengubah sejarah perusahaan tersebut.
Nama “Hasbro” sendiri merupakan singkatan dari Hassenfeld Brothers. Sejak saat itu, Hasbro terus tumbuh hingga menjadi salah satu perusahaan mainan terbesar di dunia, bersaing langsung dengan Mattel dan LEGO.
Perjalanan Hasbro Menuju Puncak Industri Mainan
Kesuksesan besar Hasbro dimulai pada tahun 1964 dengan lahirnya G.I. Joe, figur aksi pertama di dunia. Figur ini menciptakan istilah baru — “action figure” — yang membedakannya dari boneka tradisional.
Kemudian, pada tahun 1980-an, Hasbro kembali mencetak sejarah lewat kolaborasi dengan Takara (sekarang Takara Tomy) dalam meluncurkan Transformers. Serial robot yang bisa berubah bentuk ini meledak secara global, menjadi ikon budaya pop yang masih relevan hingga kini.
Selain itu, Hasbro juga membeli lisensi besar seperti My Little Pony, Play-Doh, Nerf, Monopoly, hingga Power Rangers, memperluas pengaruhnya ke berbagai genre mainan — dari keluarga, strategi, hingga koleksi dewasa.
Mengapa Hasbro Begitu Populer?
Popularitas Hasbro tidak datang begitu saja. Brand ini dikenal karena:
- Inovasi Tanpa Henti – Dari board game hingga robot transformasi, Hasbro terus menciptakan ide baru yang mengikuti perkembangan zaman.
- Kekuatan Nostalgia – Banyak produk Hasbro yang menemani masa kecil jutaan orang, menciptakan ikatan emosional lintas generasi.
- Lisensi Global – Hasbro memiliki kerja sama dengan franchise besar seperti Marvel, Star Wars, dan Transformers, menjadikannya bagian dari ekosistem hiburan global.
- Adaptasi Teknologi – Melalui game digital, film, hingga platform media sosial, Hasbro terus menjaga relevansinya di era modern.

Komunitas dan Kolektor: Hasbro di Hati Penggemar
Hasbro berhasil membangun komunitas global yang sangat aktif, terutama di kalangan kolektor dewasa.
Melalui ajang seperti Hasbro Pulse Con, penggemar bisa mendapatkan produk eksklusif, mendengar kabar terbaru, hingga berinteraksi langsung dengan tim kreatif.
Produk seperti Transformers Masterpiece, Star Wars Black Series, dan Marvel Legends menjadi favorit para kolektor karena kualitas detail dan nilai historisnya yang tinggi.
Komunitas ini juga menjadi kekuatan pemasaran alami — para penggemar berbagi foto koleksi, ulasan, dan konten kreatif yang membuat Hasbro tetap viral tanpa perlu iklan besar-besaran.
Produk-Produk Hasbro Paling Populer Sepanjang Masa
- Transformers Series – Lini andalan yang melahirkan film, serial, hingga ribuan model mainan.
- G.I. Joe – Figur aksi legendaris yang memulai era “action figure”.
- My Little Pony – Simbol persahabatan dan warna-warni yang masih dicintai anak-anak.
- Monopoly – Board game klasik yang telah diterjemahkan ke lebih dari 40 bahasa.
- Nerf Blaster – Mainan tembak busa yang digemari lintas usia.
- Marvel Legends & Star Wars Black Series – Figur koleksi berkualitas tinggi untuk penggemar film dan komik.

Hasbro dan Dunia Digital
Selain mainan fisik, Hasbro juga memperluas pengaruhnya ke dunia digital dan hiburan.
Melalui kerja sama dengan Paramount Pictures dan Entertainment One (eOne), Hasbro merilis film seperti Transformers, G.I. Joe, dan My Little Pony: The Movie.
Langkah ini memperkuat posisi Hasbro bukan hanya sebagai produsen mainan, tapi juga raksasa hiburan global.
Hasbro bukan sekadar perusahaan mainan — ia adalah pencipta kenangan lintas generasi.
Dengan sejarah panjang, inovasi berkelanjutan, dan komunitas yang solid, Hasbro telah menjadi simbol kreativitas dalam dunia hiburan anak-anak hingga kolektor dewasa.
Bagi para penggemar dunia mainan, Hasbro bukan hanya merek, tetapi ikon budaya pop yang menghubungkan masa lalu, masa kini, dan masa depan.
